Modal Rp 300 Ribu, Wanita Ini Sukses Jadi Pengusaha Basreng Beromzet Ratusan Juta Dengan Memanfaatkan Media Sosialnya Sebagai Media Promosi
Berawal dengan modal Rp 300.000, wanita ini berhasil jadi pengusaha basreng yang sukses. Dalam sehari omzetnya mencapai Rp 250 juta.
Adalah Nadin Fatia, pengusaha basreng yang sukses di usia 21. Melalui channel YouTube Pejuang Duit (11/06) ia membagikan kisah perjuangannya selama mendirikan usaha basreng.
Usaha basrengnya kini bertumbuh pesat dan dikenal dengan merek Raja Ngemil. Awal mendirikan usaha ini, Nadin hanya memanfaatkan modal dari sisa gaji senilai Rp 300.000.
“Dengan sisa gaji waktu itu aku beliin minyak goreng, basreng, kerupuk sama bumbu. Untuk kompor dan alat-alat aku pakai seadanya di rumah,” tutur Nadin dalam video yang telah dikonfirmasi detikFood (17/06).
Menjalankan usaha basreng rumahan rupanya tak semudah membalikkan telapak tangan. Nadin mengaku sempat diusir oleh tetangganya karena proses produksi basreng yang masif.
“Awal ngegoreng di rumah sampai dikomplain warga. Diusir. Makanya kita pindah ke sini, akhirnya pindah dan ini (tempat) punya temen bapak ngasih harga murah,” tuturnya.
Selama menjalankan usaha, satu-satunya yang membuat Nadin semangat adalah kedua orangtuanya. Sebab tujuan Nadin ingin sukses lantaran ingin membahagiakan dan mengangkat derajat orangtua.
Dari yang hanya mendapat puluhan orderan, kini dalam sehari Nadin bisa mendapat ribuan orderan basreng. Penjualannya kemudian semakin bertambah setelah Nadin mengunggah video TikTok.
“Aku upload video TikTok lagi goreng basreng, sejak saat itu jadi viral dan semakin banyak orderan. Bahkan yang biasanya cuma 30 orderan, sejak viral sehari jadi 1.000-an,” tuturnya.
Maka tak heran jika omzet dalam sehari mencapai Rp 250 juta. Lebih lanjut, Nadin menyebutkan bahwa penjualannya sudah sampai ke luar negeri, tidak hanya Asia tetapi juga Eropa.
Nadin juga memberikan beberapa tips sukses dalam berusaha. Menurutnya, bersedekah adalah kunci mendapatkan rezeki yang melimpah. Selain itu, juga dibantu dengan doa dan restu orangtua.
“Terus juga harus berani coba. Karena percuma kita dengar motivasi sana-sini kalau kita gak gerak. Gak harus modal gede kok,” tuturnya.
Yang paling menginspirasi? Nadin tidak mengandalkan strategi pemasaran mahal. Ia memanfaatkan media sosial, terutama TikTok, sebagai sarana promosi utama. Salah satu videonya saat sedang menggoreng basreng mendadak viral, mengubah jumlah orderan harian dari puluhan menjadi ribuan.
“Cuma modal Rp 300 ribu, dikerjakan sendiri di rumah, dan memanfaatkan media sosial sebagai promosinya — ternyata bisa meraup penghasilan ratusan juta bahkan lebih,” ujar Nadin.
Saatnya Bisnismu Go Digital!
Transformasi digital bukan hanya tren, tapi kebutuhan. Jika Nadin bisa memulainya dari dapur rumah, kenapa kamu tidak? Yuk, manfaatkan media sosial dan teknologi untuk meningkatkan omzet bisnismu. Bisnis kecil bisa jadi besar kalau kamu berani mulai!